June 29, 2013

40 Degrees

My story about Mecca continues… Mudah - mudahan gak bosen ya baca cerita tentang perjalanan umroh terus.

Ba'da zuhur kira - kira jam 12an siang... keluar dari masjid dengan pendingin udara yang bisa bikin betah buat leyeh - leyeh rasanya koq enggan sekali. Apalagi diluar sana matahari lagi garang - garangnya nunjukin kekuatan, satu - satunya alasan buat meninggalkan ambal tebal yang sedang saya duduki adalah panggilan alam dari dalam perut untuk sesegera mungkin menurunkan sembako :D

Lantai halaman luar masjid yang berwarna putih keabuan terasa cukup menyilaukan ketika pertama keluar masjid, matahari siang itu sepertinya gak lagi main - main, serius bener bersinarnya... saya sampai menutupi muka dengan kedua tangan saya dan melihat melalui jari - jari tangan akibat silaunya siang itu.

Setelah beberapa lama ternyata mata kita mampu menyesuaikan keadaan, orang yang lalu lalang terlihat menutupi kepalanya dengan sapu tangan, tas, sorban, sajadah, selendang atau apa saja agar dapat sedikit terlindungi dari sengatan siang.

Dengan kondisi yang bisa bikin onta malas keluar kandang seperti itu entah kenapa saya malah kepikiran untuk mengabadikan suasana sekitar... yah sambil jalan pulang menuju hotel sekalian aja jepret sana - sini buat ntar jadi bahan ngisi blog tercinta ini :)

Melihat ke arah pengukur suhu udara yang ada di dinding luar masjid menunjukkan angka 40 derajat celcius.... PANTESAAANN!!!











 tehnik motret jepret lalu kabur bisa dilihat di foto atas :D


















No comments:

Post a Comment

Post a Comment